• Pages

  • Join Us At…

  • Categories

  • Mau yang Gauu…L

  • Lowongan BUMN

  • RSS Hot News

    • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
  • My Counter

Minum Teh

Sekelompok orang tua yang beradab yang hidup sebelum revolusi budaya di Cina. Mereka membentuk sebuah kelompok di mana mereka akan ada bersama-sama saling tukar-menukar kebijaksanaan tua yang diturun- temurunkan sejakKongfucius,MoTze dan Chuang Tze.
Suatu saat mereka berkumpul bersama di rumah dari seorang yang paling dihormati dalam kelompok tersebut. Ia menghidangkan tehnya dengan cara serta ritus istimewa. Ia mengukur daun teh dengan menggunakan senduk yang terbuat dari emas. Tamutamu yang hadir tak ada yang berkata-kata karena mereka tahu kalau teh yang dihidangkan itu adalah teh yang termahal yang belum pernah dihidangkan sebelumnya. Semua merasa puas setelah mencicipi teh istimewa yang disuguhkan itu. Sambil memperhatikan para tamunya yang sedang menikmati minuman istimewa itu, sang tuan rumah berkata; “Teh istimewa yang kamu minum ini sesungguhnya dibeli di pasar malam yang dijual oleh para petani sederhana. Ia sama dengan yang diminum oleh para petani kecil. Hendaknya kita belajar bahwa segala sesuatu yang baik tidak tergantung pada mahalnya harga dari barang tersebut, tetapi tergantung pada berapa besar penghargaan dan apresiasi yang kita berikan terhadap barang tersebut.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: